Kamis, 02 Juni 2011

Pasangan Cacat Yang Hidup Bahagia

Subhanallah....

Two lover Swallow in their nest... + PIC

The couple Ahmad 26 and his wife Fatima 25-year-old are disabilities.

They got married last year. Ahmad disability of both hands and both feet of Fatima is.

The couple with disabilities, but strong in the field of artworks activities.



Life is not a matter of milestones, but of moments.



Fatima is washing dishes in the kitchen



Ahmad comb his hair by the foot



Fatima is helping Ahmad to tie his hair



Ahmad ironing clothes


Ahmad is washing his feet



Ahmad is brushing



Fatima spraying the perfume on Ahmad's clothes before going out of the house



Fatima and Ahmed in the way of music workshop of rehabilitation nursing sector workshops



Ahmed and his friend practice a piece of music



Ahmad and Fatima help each other in home work



Ahmed and Fatima at lunch



Ahmed and Fatima in chat and review their wedding pictures



The young and passionate Ahmad Sometimes, speak with the God in solitude



Fatima is listening to Ahmad's lovely poem



Always enjoy life, no matter how hard it seems!

When life give you a thousand reasons to cry. Show the world that…

You have million reasons to SMILE!!!

MEANING OF LOVE

Where there is trust there will be love.

Never try to tested the true love its very hard to forget.

You can not see the love and touch it.

Love can only be felled

Every supreme sacrifice of this world behind it there will be love.

And we human exist in this world is because of love

Inilah Alasan Mengapa Waktu Browsing Internet Dilarang Menekan Tombol F1

http://www.detikinet.com/images/content/2010/03/03/323/tombolf1lp285.jpgMicrosoft menemukan sebuah kelemahan pada piranti lunaknya. Demi mencegah celah ini dimanfaatkan, raksasa asal Redmond itu pun menganjurkan penggunanya untuk tidak menekan F1 saat melakukan browsing situs internet.

Seperti dikutip detikINET dari Microsoft Security Advisory, Rabu (3/3/2010), sebuah kelemahan telah ditemukan pada VBScript. Tepatnya, kelemahan ini akan berpengaruh pada komputer yang menjalankan Windows XP dan browser Internet Explorer (IE).

Kelemahan ini bisa dieksploitasi ketika pengguna menekan tombol F1. Tombol itu biasanya digunakan untuk memanggil fungsi bantuan (Help Menu) pada aplikasi Windows

"Jika sebuah situs jahat menampilkan Dialog Box yang dibuat khusus dan pengguna menekan F1, sebuah kode jahat bisa dijalankan di komputer pengguna sesuai dengan otoritas pengguna tersebut," demikian peringatan dari Microsoft.

Nah, beberapa cara ditawarkan Microsoft untuk mencegah kelemahan ini menyerang komputer:

* Jangan menekan F1 saat diminta oleh situs tertentu
* Matikan akses ke Windows Help
* Ubah aturan pengamanan IE menjadi 'High' untuk memblokir ActiveX
* Atur IE agar memberi peringatan saat hendak menjalankan ActiveX


Sekali lagi, celah ini berpengaruh pada komputer yang menjalankan browser Internet Explorer pada sistem operasi Microsoft Windows XP. Pengguna sistem operasi atau piranti lunak browser lain tak akan terpengaruh.
Sumber : detikinet.com

Dinosaurus Punah Karena Ular

Para ilmuwan mengatakan berhasil menemukan sisa-sisa fosil seekor ular purba yang tengah menyantap telur dinosaurus.

Fosil berusia 67 juta tahun itu ditemukan di sebuah sarang dinosaurus.

Penelitian, yang dipublikasikan dalam jurnal Plos One itu, disebut sebagai yang pertama menunjukkan bukti kebiasaan memangsa seekor ular purba.

Fosil sepanjang 3,5 meter itu diyakini tengah memangsa telur dinosaurus sauropoda, karena fosil itu ditemukan melingkari seekor bayi titanosaurus.

Titanosaurus adalah dinosaurus pemakan tumbuhan yang bisa mencapai berat 100 ton saat dewasa. Penelitian ini membuktikan tidak hanya manusia yang takut terhadap ular. Ternyata ular pun ditakuti dinosaurus raksasa.

"Ini adalah hal luar biasa berhasil menemukan sebuah momen hebat seperti ini membeku melewati jutaan tahun," kata Dr Dhananjay Mohabey dari Survei Geologi India yang menemukan fosil ini.

Saat ini para ahli dari Universitas Michigan dan Universitas Toronto Mississauga tengah mempelajari temuan luar biasa ini.

Rahang elastis


Menurut para peneliti, ular purba ini tidak memiliki rahang elastis seperti yang dimiliki ular modern saat ini.

Sehingga nampaknya ular itu sangat bersusah payah saat menelan telur dinosaurus itu. Padahal, telur dinosaurus baru menetas itu masih dalam ukuran yang tidak terlalu besar.

Fosil ini pertama kali ditemukan di India tahun 1987 namun baru tahun 2001 para peneliti Amerika mampu menyimpulkan bahwa fosil itu adalah seekor ular di antara pecahan kulit telur.

Para peneliti kini percaya bahwa ular itu menyerang dinosaurus yang baru saja keluar dari telur mereka. Kejadian itu diabadikan oleh bencana alam, kemungkinan besar oleh sebuah badai yang membekukan momen itu.

Ular pemakan dinosaurus itu diberi nama Sanajeh indicus yang dalam bahasa Sansekerta berarti mulut menganga purba dari India.


Sumber : http://www.rileks.com/lifestyle/technoz/sains-teknologi/32508-dinosaurus-punah-karena-ular.html

Raja Mesir Tutankhamun Mati Karena Malaria

Raja Mesir Tutankhamun kemungkinan mati karena penyakit malaria walau dia juga menderita penyakit tulang yang jarang.

Para ahli mengatakan temuan terbaru ini mungkin mengakhiri teori konspirasi yang selama ini beredar yang menyebutkan dia mati karena dibunuh.

Selama dua tahun, sejumlah ilmuwan di Mesir menyelidiki mumi dari raja yang berusia 19 tahun itu untuk mengkaji darah dan DNA.

Mereka menemukan parasit malaria dalam darahnya, seperti dimuat dalam Journal of the American Medical Association.

Sejak makam Tutankhamun ditemukan oleh Howard Carter di Lembah Raja pada 1922, para ilmuwan mengungkap berbagai spekulasi tentang penyebab kematiannya.

Beberapa ilmuwan berpendapat raja yang masih berusia 19 tahun itu tewas karena jatuh dari kereta kudanya dan ada yang berpendapat bahwa dia sebenarnya dibunuh.Namun ada pula yang mengatakan Tutankhamun menderita penyakit yang amat jarang yang menyerang keluarganya karena dia meninggal pada usia amat muda dan tidak meninggalkan ahli waris.
Malaria dan penyakit di kaki

Kini sejumlah spekulasi itu tampaknya akan berakhir setelah tim arkeologi Mesir yang dipimpin Dr Zahi Hawass menyelidiki mumi Tutankhamun dan 10 mumi anggota kerajaan lainnya selama dua tahun.

Dua diantara mumi yang diteliti dengan menggunakan sidik jari genetis diperkirakan merupakan nenek dan ayahnya.

Hasil penyelidikan mengukuhkan Raja Tutankhamun kemungkinan menderita penyakit turunan berupa penyakit tulang yang menyerang kaki yang disebut Kohler II.

Namun peneliti juga menemukan bekas-bekas parasit malaria di darahnya sehingga menyimpulkan malaria -bersama dengan luka di kakinya yang tidak sembuh itu- telah menyebabkan kematiannya.

"Hal penting lain yang menyebabkan kematiannya adalah malaria yang akut yang ditemukan berdasarkan tes DNA. Dan pada tahun 2005 saya menemukan bahwa ia mengalami luka di kaki kirinya," kata Dr Zahi Hawass

Hawass mengatakan bahwa luka itu disebabkan kecelakaan yang terjadi beberapa jam sebelum dia meninggal.

"Jadi Raja Tut tewas karena malaria yang akut. Kami sekarang untuk pertama kalinya bisa mengatakan bahwa kami telah mengungkap misteri anak emas keluarga itu, Raja Tut."

Sumber : http://www.rileks.com/lifestyle/technoz/sains-teknologi/32087-raja-mesir-tutankhamun-mati-karena-malaria.html